FOGING

Administrator 26 Desember 2018 12:36:54

Pada hari Rabu tanggal 26 Desember 2018 di wilayah RW 005  dilaksanakan Foging atau penyemprotan untuk memberantas pertumbuhan nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan penyebar penyakit Demam Berdarah (DB). DB di wilayah RW tersebut sudah menjadi wabah karena dari sudah  20 orang  terjangkit penyakit DB dan dirawat di RSUD Soreang.    

Pihak Puskesmas Sangkanhurip menganjurkan agar masyarakat menyadari kebersihan lingkungan, baik di dalam rumah maupun di halaman sekitarnya agar selalu melaksanakan Prinsip 3M–menguras, mengubur, dan menutup tetap perlu Anda jalankan sebagai upaya pencegahan yang paling efisien.

Ada beberapa cara untuk mendeteksi keberadaan jentik nyamuk:

  • Perhatikan permukaan genangan air jernih dengan penerangan yang baik. Jentik-jentik nyamuk akan lebih mudah terlihat ketika bergerak. Anda bisa mengusik permukaan air dengan jari atau sepotong kayu sehingga jentik-jentik berhamburan menuju dasar genangan air.
  • Jentik-jentik nyamuk kadang tersamar oleh endapan pasir di dasar wadah yang tergenang air hujan. Anda bisa mengetesnya dengan mengusiknya.
  • Jangan keliru dan saling tertukar antara jentik-jentik nyamuk dan kecebong katak karena keduanya bisa jadi tampak mirip.

Cara menghilangkan jentik nyamuk

Jika menemukan, segera ambil salah satu tindakan pemberantasan jentik nyamuk berikut ini:

  • Daun sirih. Ambil segenggam daun sirih muda dan rebus dengan sekitar 1 liter air. Daun sirih dikenal sebagai bahan antiseptik sehingga bisa membantu membasmi jentik nyamuk. Rebus daun sirih hingga layu dan mengeluarkan aroma khas pada air rebusan yang akan berubah menjadi kehijauan. Dinginkan air rebusan daun sirih, lalu tuangkan ke dalam bak mandi.
  • Ikan cupang. Pelihara satu ikan cupang kecil di dalam akuarium atau bak penampung air hujan. Tidak semua ikan senang makan jentik nyamuk, namun ikan cupang sangat menggemarinya. Jika Anda memiliki bak penampung air hujan sebagai suplai air untuk menyiram kebun atau keperluan rumah tangga lain, cara ini sangat dianjurkan.
  • Biji pepaya dan tawas. Ambil segenggam biji pepaya dan keringkan di bawah terik matahari. Tumbuk biji pepaya kering hingga menjadi bubuk halus dan campur dengan tawas yang telah dihancurkan, gunakan perbandingan 1 takaran bubuk biji pepaya dan 2 takaran tawas. Masukkan campuran tersebut ke kantung kain berserat renggang dan masukkan ke bak mandi untuk memberantas jentik nyamuk.

Sebagai langkah pencegahan jentik nyamuk, Anda bisa memanfaatkan daun jeruk nipis. Potong-potong atau remas segenggam daun jeruk nipis segar di dalam sekitar 1 liter air hingga daun mengeluarkan aroma khas jeruk. Tuangkan air beraroma jeruk nipis tersebut ke dalam bak mandi. Aroma jeruk nipis tidak disukai nyamuk sehingga efektif untuk mencegah nyamuk bertelur di genangan air tersebut. Cara ini tidak menghilangkan jentik, namun mencegah nyamuk bertelur.

Foging itu sendiri hanya jalan pintas untuk menanamkan sugesti masyarakat saja sebenarnya jalan tersebut tidak efektif untuk memberantas penyebaran nyamuk DB karena tanpa memperhatikan kebersihan di dalam rumah maupun lingkungan sekitarnya. (bud-red)

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Informasi COVID-19 Kabupaten Bandung

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI ..... !!!

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Aparatur Desa

Sinergi Program

Wilayah Desa

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa

Alamat Jl. Raya Gandasari No. 69
Desa Gandasari
Kecamatan Katapang
Kabupaten Bandung
Kodepos 40971
Telepon 022 85876136
Email info@gandasari.desa.id

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung